Sabtu, 25 Februari 2012

(Sinopsis) Dream High Season 2 Episode 1


Seperti saat Hyemi mengejar bis yang ditumpangi samdong, namun kali ini bukan Suzy tapi Jiyeon ( yang berperan sebagai  Ryan  ) yang mengejar bis itu.
Bispun berhenti dan Sam-dong membuka jendela. "Hyemi." Panggil Samdong lirih.
Hyemi meletakkan kalung K di leher samdong. Hyemi menangis dan mereka pun berciuman.


"CUT!!" Teriak sutradara. "Serius! Air mata!!" tambahnya.
Mereka sedang mengambil scene adegan hyemi mengejar bis yang ditumpangi samdong.
"Berapa banyak lagi kita harus mengulang adegan ini? Hyemi,  apakah begitu sulit hanya untuk meneteskan air mata? Kau harus melakukannya dengan perasaan. Perasaan!" bentak sutradara dengan kesal.
"Maafkan aku." kata Ryan .
Raut wajah samdong ikut kesal.

Manager  Ryan  meminta izin pada sutradara untuk membawa pergi  Ryan  karena jadwal  Ryan  yang lain sudah menunggu. Sutradara mengamuk kesal, namun manager itu tetap saja membawa Ryan  pergi.

Ryan masuk dalam mobil, dan terus kesal karena tidak bisa melalukan scene yang ada dalam naskah. Untuk melampiaskan kekesalannya dia menekan keras tombol remote tv.

 Saat itu Korea dilanda peraturan baru bagi sang artis, adanya aturan jam malam. Pemerintah menetapkan bahwa artis yang masih berada di bawah umur tidak diperbolehkan untuk melakukan aksi panggung dibawah jam 10 malam. Tentu saja hal itu membuat para fans berubah liar, demo fans besar-besaran pun terjadi. Spanduk-spanduk bertebaran untuk menyelamatkan artis kesayangan mereka dari adanya jam malam. Jam malam ini harus dipatuhi oleh seluruh agency artis, ada sanksi dan denda yang besar bagi mereka yang melanggarnya.

Sementara itu para personel Hershe sedang bersiap-siap untuk manggung. 
Manager Hershe kebingungan karena adanya Undang-undang artis dibawah umur tidak boleh melakukan show diatas jam 10. Padahal personel Hershe masih dibawah umur semua, sedangkan sekarang sudah hampir mendekati jam 10 malam. Begitu juga dengan President dari ageny OZ Entertaiment yang kebingungan karena personel2 I:dn juga masih dibawah umur. 

Sepertinya fans I:dn lebih banyak dari pada fans Hershe. Saat Hershe tampil diatas panggung, fans2 meneriaki I:dn. 

Hyesung meninggalkan konser itu, dan pergi ke belakang panggung untuk menemui JB. Agar tidak ketahuan para staff, Hyesung bersembunyi dibalik baju2.
Hyesung yang melihat Si woo berjalan disampingnya, langsung membututi Siwoo dan bersembunyi dibalik pungung Siwoo.  Menggunakan sisirnya, hyesung berpura-pura merapikan rambut Si Woo.
"Apa yang kau lakukan?" tanya Siwoo yang merasa risih dengan tingkah Hyesung.
"Rambutmu berantakan." jawab Hyesung.
Saat Siwoo memanggil salah satu staff untuk menangkap hyesung, tiba-tiba hyesung sudah gag ada. Siwoo pun hanya tertawa tipis.

Hyesung tak sengaja bertemu IU. Diapun langsung meminta tandangannya.

Hyesung lalu melihat ada poster JB di dinding, dia melepas poster itu untuk koleksi pribadinya. Tiba-tiba ada orang yang menabraknya, sehingga menyebabkan dirinya terjatuh. Dia melihat JB ada didepannya.

Diapun langsung berdiri, namun tanpa dia sadari dia sedang menginjak wajah JB diposter. JB yang melihat gambarnya diinjak merasa kesal. Hyesung meminta maaf, tapi JB malah keburu pergi.
"Sunbae, aku juniormu dari Sekolah Kirin." ucap Hyesung sambil menunjukkan spanduk yang bertuliskan nama JB menandakan dia fans JB. 
"I...lovee..you!" ucap Hyesung saat JB pergi.
JB mendapat telpon dari agencynya, dan dia langsung melihat ke arah hyesung lalu menghampirinya.
"I love you too." jawab JB sambil mendekatkan wajahnya.
"Bisakah aku meminta bantuanmu?" tanya JB mencoba memanfaatkan Hye Sung.
Tanpa pikir panjang hyesung langsung menyetujuinya.

Tanpa pkir panjang hyesung langsung pergi menemui President OZ, Lee Kang Chul. Hyesung mencegah Lee Kang Chul untuk membatalkan konser I:dn. Dia mengunci Lee Kang Chul dalam sebuah ruangan hingga dia tak bisa keluar sampai konser I:dn berakhir. 
I:dn adalah salah satu grup terpopuler yang diasuh oleh agency OZ Entertaiment.

Tepat jam 10malam, I:dn memulai aksi panggungnya. 
Harusnya konser ini dilarang karena para personel i:dn dibawah umur, dan sekarang sudah pukul 10 malam. Namun JB tetap bersikeras ingin melanjutkan konser ini sampai selesai. Akibatnya, resiko dari melanggar undang-undang perlindungan anak akan ditanggung oleh OZ entertaiment.

 Di sisi lain Yoo Jin juga sedang mengadakan aksi panggung jalanan. Teriakan penonton menyerukan aksi Yoo JIn. Namun malangnya, petugas keamanan menangkap Yoo jin.
"Tolong tunjukkan kartu identitasmu?" Petugas itu meminta Yoo Jin menunjukkan IDcardnya.
"Untuk apa?" tanya Yoo Jin.
"Bukankah kau masih dibawah umur?
"Siapa? Aku?" tanya Yoo Jin memastikan. "Apakah aku kelihatan seperti masih anak-anak?"tambahnya.
"Menurut UU Perlindungan anak, melarang untuk melakukan aksi panggung jalanan diatas jam 10malam. Tolong bekerjasamalah."
"Kita tidak mengadakan aksi panggung." jawab Yoo Jin mengelak.
Petugas itu mengulurkan tangannya meminta ID card Yoo Jin. Dengan alasan ingin mengambil dompet ditasnya, Yoo Jin langsung aja kabur.

Yoo Jin pulang larut malam, dia bingung mau masuk asrama. Dia melihat Hyesung juga sedang mengedap-endap masuk asrama. Yoo Jin menghampiri Hyesung. Melihat Yoo jin, hyesung hampir saja berteriak. Yoo Jin langsung masuk asrama dan memberi tanda hyesung jangan berteriak. *Hyesung kalo pergi kemana-mana selalu bawa kunci cadangan, sedangkan Yoo Jin enggak.*

Pagi hari di asrama Kirin, hyesung sudah disuruh menyemir sepatu. Hyesung berada di kelas paling bawah  di asramanya.

Sekolah Kirin sekarag sudah semakin terpuruk dan tak terurus. Tulisan Kirin yang ada di gerbang masuk sekolah, sudah berganti menjadi Kurin ( yang artinya bau busuk ).

Alarm berbunyi. Guru Yang Jin Man langsung mematikannya, dia melihat Yoo Jin dengan enaknya tidur di kasurnya sedangkan dirinya malah tidur dilantai. Yoo Jin memang selalu tidur di sembarang tempat, dia akan tidur dimana saja sesuai keinginannya. Pagi ini, kamar Guru Yang Jin Man menjadi sasaran.
"Hey...kau siapa? Kenapa kau bisa tidur dikasurku?" teriak Guru Yang kesal.
Yoon Jin pun bangun dan dengan polosnya berkata, "Kenapa aku bisa berada disini?"
"Apa yang kau lakukan disini." tanya Guru Yang marah.
"Aishh...guru." ucap Yoo Jin.
"Kenapa kita bisa tidur bersama?" tanya guru Yang. "Ahh...jam setengah sepuluh!" ucap guru Yang begitu melihat alarmnya salah di set.
Yoo Jin langsung memakai bajunya dan beranjak pergi. Namun sebelum pergi dia bukannya minta maaf tapi malah memakan pisang yang ada di kamar guru Yang. 
"Guru, bukankah sebelumnya aku sudah mengatakan padamu untuk berhenti makan pisang?" kata Yoo Jin sambil terus mengunyah pisangnya. "Murid-muridmu akan mengolo-olokmu!" tambahnya saat akan pergi.
"KENAPA KAU SET ALARMKU JAM 9.10 ???" tanya guru Yang pada Yoo Jin dengan nada tinggi.
Yoo Jin tak peduli dengan omongan guru Yang, dia langsung aja pergi. Sebelum pergi dia melemparkan kulit pisangnya tadi ke wajah guru Yang.

Pelajaran pertama adalah pelajaran guru Taeyeon, guru musical kutu buku yang punya cara pengajaran yang aneh. Ia memiliki kebiasaan mendramatisir pelajarannya. Malangnya, guru Taeyeon harus mengajar murid-murid yang sama sekali enggak memiliki basic di bidang musik.

Di akhir kelas, guru Taeyeon menyuruh muridnya untuk mengaransement sebuah lagu. Yoo Jin yang baru saja datang di akhir jam pelajaran, langsung jadi sasaran teman-temannya. Semua teman-temannya menatap kejam ke arah Yoo Jin yang berarti menyuruh Yoo Jin untuk mengerjakan tugas aransement lagu itu. 
Yoo Jin memang berbakat di bidang musik.Dia menerima semua permintaan teman2nya itu. Dia menjual hasil aransemennya kepada teman-temannya. Semua berebut ingin membelinya. 

Setelah melakukan konferensi press, JB pergi menemui Lee Kang Chul. Press benar-benar dibuat terkejut dengan kelakuan JB yang tidak mengindahkan peraturan jam malam yang sudah ditetapkan. Demi menjaga reputasi agency dan dirinya, JB mengatakan kalau ia melakukan itu semua hanya untuk menyenangkan fansnya, semua yang dilakukan dirinya hanya untuk penggemar, ia gak ingin para penggemarnya kecewa.

Sebelum menemui Lee Kang Chul, JB mampir ke ruang latihan Ryan. Di sana Ryan sedang marah-marah sambil memainkan pedang mainanya.saat rian mengayunkan pedangnya, hampir saja mengenai wajah JB.
"Hey, apa yang kau lakukan dengan pedang mainan itu di ruang latihan?" tanya JB.
"JB!"
JB mengejek Ryan kalau dia nggak punya bakat, dan hanya bisa bermain-main saja. Mendengar itu,  Ryan sangat marah dan langsung memukuli JB dengan pedangnya.

Perwakilan OZ entertaiment Ji Soo datang, memarahi Ryan dan menyuruh JB untuk segera menemui Kang Chul.  Ryan hanya tersenyum saat Ji Soo memarahinya.

JB mengatakan pada Kang Chul kalau dirinya ingin bersolo karir, dia bahkan juga mengeluh karena dirinya lelah karena harus selalu menutupi kekurangan Siwoo karena Siwoo gag punya bakat. JB ingin membubarkan I:Dn dan menyanyikan lagu miliknya sendiri. Kang Chul menyetujuinya dan memeberi kesempata JB selama 6 bulan untuk mempertimbangkan keputusannya itu.
Tanpa mereka sadari, Siwoo mendengar semua pembicaraan mereka dari balik pintu. Siwoo hanya bisa tersenyum mendengarnya. *oppa Siwoo baik banget sifatnya,, walaupun sedang ada masalah dia pasti akan tetap tersenyum... >,< *

Siwoo berpapasan dengan Ryan. Dia menceritakan semuanya, tentang OZ Entertaiment dilarang mengadakan konser selama 3 bulan. Mendengar hal itu, Ryan senang bukan main. Akhirnya dia dan grupnya Hershe bisa beristirahat akibat kekacauan yang dibuat I:Dn.

Malam harinya, Yoo JIn pergi ke tempat biasa dia manggung bersama teman-temannya. Namun kali ini, teman-temannya sudah tahu kalau Yoo Jin itu masih dibawah umur. Mereka memaksa Yoo Jin membayar denda akibat ulahnya. Yoo Jin memohon belas kasihan.

Sementara itu, Hyesung sedang melakukan ritual aneh di kamarnya. Hye Sung benar-benar ingin lolos masuk audisi OZ Entertaiment. Kalau ia lolos audisi, ia bakal memiliki kesempatan untuk lebih dekat dengan JB. 

Ia berpikir bahwa ritualnya kali ini benar-benar akan membawa kesuksesan bagi dirinya. Ia mengubah kamarnya menjadi lebih mistis. Ia menjadikan tanda tangan JB sebagai jimat.

Saat Yoo JIn berjalan di asrama, dia mencium bau terbakar dari kamar Hyesung. Diapun langsung menyuruh temannya untuk meminta bantuan. "Cepat panggil yang lain, disini seperti ada yang terbakar."

"Api! Api!" teriak Yoo Jin sambil menggedor-nggedor pintu kamar hyesung.
"Apakah ada orang didalam? Jawab aku!" tanya Yoo Jin panik."
"Aigoo...mereka terlalu melebih-lebihkan." jawab Hyesung dengan suara lirih dan panik.
Di dalam kamar hyesung panik setengah mati, dia bingung apa yang harus dilakukannya.
"Ah.. aku bisa gila....! Tapi hal ini tidak boleh gagal!" gumam Hyesung yang tidak mau ritualnya kali ini gagal. Dia terus melanjutkan ritualnya.

Yoo JIn membunyikan alarm kebakaran, dan hal itu spontan membuat semua orang di asroma terbangun.
Semua penghuni asrama panik berlarian keluar asrama.

Sementara Hyesung terus membacakan mantra untuk ritual anehnya, semua orang berbondong-bondong membawa air menuju kamar hyesung. Yoo Jin berusaha membuka pintu kamar hyesung.
Hyesung membakar kertas yang ada tanda tangannya JB, saat kertas tersebut sudah hampir terbakar semuanya. Tiba-tiba guru Yang dan yang lainnya datang dan langsung mengguyurkan ember berisi air ke arah hyesung. 
"TIDAKKKK......" teriak hyesung melihat guru Yang akan mengguyur air, padahal tinggal sebentar lagi ritualnya selesai. Gara2 hal itu, ritual anehnya kini gagal.

Semua orang tertawa melihat tingkah hyesung yang melakukan ritual aneh dengan membakar kertas segala dan memakai baju aneh. Yoo Jin tertawa dan malah memotret wajah hyesung setelah disiram air.

Hye Sung kesal. Setelah membersihkan dirinya, teman-teman Hye Sung mencoba menghibur Hye Sung. Soon Dong yang merupakan teman baik Hye Sung dan menjadi salah seorang yang memberikan inspirasi pada Hye Sung buat melakukan ritual aneh itu, Ui Bong- back (Jr) dancer Eden dan Hong Joo. Hong Joo menyanyikan lagu untuk Hye Sung, judulnya Genie-SNSD tapi kali ini dengan akustik. *Kereennn ...>,<

Hyesung tetap bersikeras mengikuti audisi OZ Entertaiment meskipun agency tersebut memutuskan tidak akan mengadakan audisi untuk anak dibawah umur gara-gara masalah yang disebabkan i:dn dulu.

"Nomor 15,16,19 silahkan masuk!" ucap salah seorang juri.
"Saya nomor 18 kenapa tidak disuruh masuk?" protes hyesung.
"Kami memutuskan tidak akan mengaudisi anak dibawah umur."
"Tapi saya tahun depan sudah dewasa." hyesung membela diri.
"Ya. Aku tunggu kau tahun depan. Dan semoga lebih baik." jawab juri itu.
"Akan kubuktikan saya akan bisa menjadi bintang besar . Hal itu sejalan dengan arti dari nama saya 'bintang yang tersembunyi dibawah laut'." tantangnya.
Hyesung meninggalkan tempat audisi dengan perasaan sedih sekaligus kesal.


 Ayah hyesung melarangnya bernyanyi dan selalu berusaha menghentikan semua kegiatan bernyanyinya. Ayah Hye Sung yang merupakan seorang pastur dan menyuruh Hye Sung untuk mengikuti rencana kehidupan yang sudah dibuat ayahnya. Karena khawatir, Hye Sung memilih untuk melarikan diri dari ayahnya. 



Lee Kang Chul mengajak JB untuk datang ke Kirin. Sementara Kang Chul akan menemui kepala sekolah Kirin, JB berkeliling Kirin. Ia berusaha menutupi wajahnya dengan scraft agar para murid engga mengenalinya.


Sementara itu hyesung meminta Yoo Jin untuk mengomentari lagu yang dia aransement,


"Ayolah..dengarkan sekali saja." pinta hyesung.
"Siapa tau..kau ingin mengcompose nya?" Hyesung terus-terusan memohon dan mendesak Yoo JIn.
Akhirnya karena merasa risih dengan tingkah hyesung, Yoo Jin pun bersedia. 
"Setelah mendengarnya, aku benar-benar tidak akan mengomentarinya kalau aku tidak mau!" tegas Yoojin.
Yoo jin mendengarkan lagu aransement hyesung. 
"Bagaimana...? bagaimana...?" tanya hyesung penasaran.
Yoo jin bilang kalau lagu hyesung sangat buruk, yoojin bahkan bisa lebih bagus membuat lagu meskipun saat sedang tidur.


Yoo Jin kemudian berkata bahwa ia sebenarnya tahu motivasi Hye Sung untuk lolos audisi OZ Entertaiment adalah untuk menjadi idola. 
Yoo Jin mengungkapkan semuanya, "Idola? Kenapa kau ingin menjadi salah satu dari mereka? Kalau mereka tidak bisa bernyanyi, mereka akan melipsyn lagu. Jika mereka tidak bisa menari, mereka akan menutupinya dengan menggunakan kostum panggung yang mencolok. Bukankah itu yang ingin kau lakukan? Kau sama sekali tidak memiliki minat dan bakat di bidang musik, tapi yang kau inginkan hanya menjadi tenar dan popular kan? 
tertawa dan menari persis seperti yang diminta, menyanyi dengan lagu yang selalu sama.
Tidakkah kau pikir itu menjijikkan? Orang-orang bukanlah mainan. 
Ternyata ada seseorang dibalik tembok yang mendengarkan percakapan itu, dia adalah JB. Sebenarnya JB dan Yoojin dulunya sudah saling kenal. Mereka sama2 ikut audisi masuk sekolah Kirin.

JB mengingat-ingat pertemuan pertama kali dirinya dengan Yoo jin saat audisi kirin. Saat itu JB adalah rival   Yoo jin untuk audisi, JB tidak percaya diri karena dia melihat kemampuan bernyanyi Yoojin yang luar biasa. Jb merasa grogi dan pesimis.

JB lalu menunjukkan diri dihadapan Yoo Jin, dan menyuruh Yoo Jin untuk berhenti membual. Yoo Jin bertambah kesal, ia hampir memukul JB dan mengatakan pada Hyesung bahwa idolanya sudah mencuri lagu miliknya. Dengan tenang, JB mengelak hal itu.


JB mendengarkan lagu hyesung dan mengarasemen sedikit. Hyesung memuji JB memang benar-benar jenius dan idola hebat. Yoojin mendengar hal itu menjadi tambah kesal.
Yoo jin bilang kalau dia bisa saja mengaransemen lagi hyesung lebih baik. JB menantangnya, dan Yoo-jin pun duduk di depan komputer. Tapi bukannya memperbaiki, ia malah menghapus seluruh lagu, dan Hye-sung panik ketika ia mengetahui lagunya telah dihapus.



JB langsung memegang kerah Yoo jin, dan mengangkatnya. Yoo jin mengolok-olok pernyataan publik JB yang lebih mementingkan para penggemarnya daripada mematuhi hukum. Dia bertanya apakah dengan disukai oleh orang-orang menyedihkan seperti hyesung bisa membuat dirinya benar-benar tampil baik.

Hyesung tidak ingin terjadi perkelahian, dia berusaha melerai tapi dia malah secara tidak sengaja menekan tombol pengeras suara. Hal itu menyebabkan semua percakapan mereka kaan didengar oleh semua siswa.

Siswa2 perempuan yang mendengar suara JB langsung mendatangi sumber suara, mereka datang tepat saat JB akan mumukul Yoo jin. Namun agar reputasinya tidak rusak JB tidak jadi memukulnya.
Sekarang gantian JB yang mengompori Yoo JIn dengan mengatakan kalau Yoo jin jenius kenapa dia tidak bisa sepopuler JB. Kalau Yoo Jin ingin menjadi populer , dirinya cukup memukul JB saja. 



Hal itu membuat marah Yoo jin, dia bersiap=siap memukul JB. Namun saat akan memukul tiba-tiba kaki hyesung menghalangi langkah Yoo jin menyebabkan Yoo jin jatuh tepat di pintu kaca.



Hyesung tertawa 
sambil memandangi JB, dan JB tersenyum sinis melihatnya.

Bersambung Ke Episode 2

Source : Asian Fanatics

Tidak ada komentar:

Posting Komentar